Sesepuh Kampung Wangun Jaya Desa Ciaruteun Ilir Gelar Upacara Adat Sedekah Bumi

Sesepuh Kampung Wangun Jaya Desa Ciaruteun Ilir Gelar Upacara Adat Sedekah Bumi

bogorexplore.com, Kampung Wangun Jaya Blakcit sebuah kampung yang ada di Desa Ciaruteun Ilir ini tetap memegang teguh adat istiadat yaitu menggelar kegiatan upacara adat yaitu sedekah bumi yang melambangkan sebagai rasa syukur manusia terhadap Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rezeki melalui bumi berupa segala bentuk hasil bumi.

Meski Ditengah Wabah Pandemi covid-19 yang masih menimpa bangsa ini (Indonesia) namun Upacara Adat Sedekah Bumi yang di gelar secara turun temurun ini tetap berlangsung, Nampak Warga Berduyung duyung menyerahkan aneka olahan siap saji hasil bumi kerumah salah satu sesepuh kampung untuk nantinya bisa dinikmati bersama sama.

Menilik kebelakang, sejarah singkat kegiatan upacara adat Sedekah bumi di kampung Wangunjaya menurut sesepuh upacara ini sudah digelar secara turun temurun dari tahun 1960 oleh sesepuh kampung yaitu Aki Liuh yang seterusnya dilanjutkan oleh Aki Ilis dilanjut Oyot Jaiman, Aki manta dan sekarang kegiatan ini dilanjutkan kembali oleh Abah Armin selaku Sesepuh kampung Wangun Jaya.

“Acara ini sebagai ucap syukur kami terhadap alam yang sudah memberikan hasil bumi yang melimpah, awalnya hanya dilakukan oleh pihak keluarga namun seiring berjalannya waktu banyak warga yang ikut berpartisipasi menyedekahkan hasil buminya hingga sekarang yang inti dari kegiatan ini kami “Hayang dijaga hayang diriksa” dan bukan hanya itu saja acara ini sekaligus juga acara tasyakuran menyambut tahun baru Islam ya jadi kita sekalian saja”, ucap sesepuh kampung Abah Armin

Abah Armin berharap kegiatan seperti ini tetap bisa digelar untuk kedepannya saya pun mengajak warga khususnya anak muda untuk ikut berpartisipasi dalam acara ini biar mereka mengetahui secara rinci makna dan arti upacara adat Sedekah bumi ini sehingga nanti mereka bisa menilai secara positive bahwa kegiatan ini sebagai ucap syukur sekaligus juga meminta dan memohon kepada Tuhan yang maha kuasa diberikan keberkahan dan dijauhkan dari marabahaya.

Selain orang tua, anak anak pun nampak terlihat antusias mengikuti acara tersebut dimana mereka mendapatkan nasi liwet yang di campur Aneka macam lauk pauk, bukan hanya itu warga yang mengikuti acara tersebut berebut Tangtang angin yang dikasih doa doa oleh sesepuh sebagai tolak bala yang nantinya di gantung diatas pintu rumah

Dalam kegiatan tersebut nampak hadir undangan bukan hanya warga sekitar para tokoh agama namun ada juga dari luar bahkan dalam acara tersebut nampak hadir kepala Desa Ciampea Maman Suparman memenuhi undangan Abah Armin.

Ditempat terpisah Pupuhu Lembaga Adat Tatar Sunda Abah Gumay “Sebagai warga masyarakat kita harus bangga dengan tradisi kita, adat budaya kita untuk itu kegiatan seperti ini (upacara adat Sedekah bumi.Red) siapalagi yang melestarikan kalau bukan kita, Jangan hanya budaya luar yang kita trend kan dan jangan juga kita malu terhadap budaya kita sendiri sehingga budaya ini perlahan hilang karena tidak ada pelestari”Ungkapnya.(Red)

Seni Dan Budaya