Kasus pelajar SMK di Bogor jadi sorotan, keluarga dan publik minta pengusutan menyeluruh

Kota Bogor — Kasus meninggalnya seorang pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di wilayah Kabupaten Bogor menjadi perhatian publik. Peristiwa yang terjadi pada Kamis, 29 Januari 2026 tersebut menimbulkan berbagai pertanyaan di tengah masyarakat dan mendorong desakan agar aparat penegak hukum melakukan pengusutan secara menyeluruh, transparan, dan profesional.
Berdasarkan informasi yang beredar, korban merupakan seorang pelajar kelas X di salah satu SMK negeri di Kabupaten Bogor. Peristiwa itu terjadi pada sore hingga malam hari setelah korban pulang sekolah dan berinteraksi dengan sejumlah teman sebayanya. Hingga kini, kronologi lengkap dan penyebab pasti peristiwa tersebut masih menunggu hasil penelusuran resmi dari pihak berwenang.
Sejumlah pihak menilai, kasus ini tidak boleh diperlakukan secara biasa. Selain menyangkut nyawa seorang anak, peristiwa tersebut juga berkaitan dengan aspek perlindungan anak, pengawasan lingkungan, serta peran negara dalam menjamin keselamatan pelajar.
“Perkara ini harus dibuka secara terang. Negara wajib hadir untuk memastikan tidak ada fakta yang ditutup-tutupi, sekaligus memberikan keadilan bagi korban dan keluarganya,” ujar salah satu perwakilan masyarakat yang mengikuti perkembangan kasus tersebut.
Publik mendorong aparat kepolisian untuk :
Mengungkap kronologi kejadian secara utuh dan objektif, Memeriksa seluruh pihak yang terkait secara profesional serta Menyampaikan perkembangan penanganan kasus secara terbuka kepada publik.
Kasus ini juga menjadi pengingat pentingnya penguatan pengawasan terhadap anak dan remaja, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun pergaulan sosial, agar peristiwa serupa tidak kembali terulang.
Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih melakukan pendalaman dan pengumpulan keterangan terkait peristiwa tersebut.(Surya Sp)



