Proyek TPT Jalan Cikampak–Bojong Rangkas Bogor Barat Belum Rampung, Warga Keluhkan Minim Aktivitas
KAB.BOGOR, BOGOR BARAT – Proyek pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) di Jalan Cikampak–Bojong Rangkas, Bogor Barat, hingga kini belum juga rampung dan masih dikeluhkan warga, terutama saat memasuki musim hujan.
Hingga awal 2026, kondisi proyek TPT Jalan Cikampak–Bojong Rangkas tersebut belum menunjukkan perkembangan signifikan. Warga menyebut, dalam beberapa pekan terakhir tidak terlihat adanya aktivitas lanjutan di lokasi proyek. Situasi ini menimbulkan kekhawatiran karena sejumlah titik di sepanjang jalur tersebut dinilai rawan longsor saat hujan deras.
Salah seorang warga setempat mengatakan, keterlambatan penyelesaian proyek sudah berlangsung cukup lama dan mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain itu, kondisi turap yang belum selesai dinilai berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat yang melintas.
“Sudah lama tidak ada aktivitas. Kalau hujan deras, kami khawatir terjadi longsor dan membahayakan pengendara,” ujarnya, Minggu (8/2/2026).
Jalan Cikampak–Bojong Rangkas merupakan akses penghubung penting antara Kecamatan Ciampea dengan wilayah Pamijahan. Jalur ini setiap harinya dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat sebagai sarana mobilitas warga dan distribusi barang.
Warga berharap pemerintah daerah dan instansi terkait dapat segera melakukan evaluasi serta mempercepat penyelesaian pembangunan TPT tersebut. Menurut mereka, keterlambatan proyek tidak hanya berdampak pada keselamatan, tetapi juga berpotensi memperparah kerusakan badan jalan di sekitar lokasi.
Selain percepatan pekerjaan, warga juga meminta adanya kejelasan mengenai target penyelesaian proyek serta pengawasan yang lebih ketat terhadap pelaksanaan pembangunan di lapangan agar proyek TPT Bogor Barat tersebut dapat diselesaikan sesuai rencana.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari instansi terkait mengenai penyebab terhentinya aktivitas proyek maupun jadwal pasti kelanjutan pembangunan Tembok Penahan Tanah di Jalan Cikampak–Bojong Rangkas.
Redaksi masih berupaya mengonfirmasi pihak terkait dan akan memperbarui informasi ini jika terdapat perkembangan terbaru.(Mar)



