Budaya & PariwisataSejarah Bogor

Telapak Kaki Misterius Sanghyang Tapak di Gunung Salak, Diyakini Peninggalan Prabu Niskala Wastukancana

KAB.BOGOR — Sebuah situs bersejarah yang dikenal dengan nama Sanghyang Tapak kembali menarik perhatian masyarakat dan pemerhati sejarah. Situs ini berada di kawasan Calobak, lereng Gunung Salak, Kabupaten Bogor, dan dipercaya menyimpan jejak telapak kaki misterius yang diyakini sebagai peninggalan Prabu Niskala Wastukancana, raja besar Kerajaan Sunda Pajajaran.

Sanghyang Tapak berupa pahatan batu menyerupai telapak kaki manusia dengan ukuran yang tidak lazim. Keunikan bentuk dan letaknya yang berada di kawasan pegunungan menjadikan situs ini diselimuti berbagai kisah sejarah dan spiritual yang berkembang secara turun-temurun di kalangan masyarakat setempat.

Menurut penuturan warga sekitar, telapak kaki tersebut diyakini sebagai simbol kehadiran Prabu Niskala Wastukancana saat melakukan perjalanan spiritual atau tapa di wilayah Gunung Salak. Prabu Niskala Wastukancana sendiri dikenal sebagai raja Sunda yang memerintah pada abad ke-15 dan dianggap membawa masa kejayaan serta stabilitas bagi Kerajaan Sunda.

Selain nilai sejarah, situs Sanghyang Tapak juga memiliki nilai budaya dan religi. Tidak sedikit peziarah yang datang untuk berdoa atau sekadar mengenang kejayaan masa lalu. Namun demikian, para tokoh masyarakat mengimbau pengunjung untuk tetap menjaga etika dan kelestarian situs, mengingat tempat ini merupakan warisan budaya yang perlu dilindungi.

Sejumlah pemerhati sejarah menilai bahwa Sanghyang Tapak layak mendapat perhatian lebih dari pemerintah daerah dan instansi terkait. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengungkap asal-usul dan usia situs secara ilmiah, sekaligus memastikan pelestariannya dari kerusakan alam maupun ulah manusia.

Keberadaan Sanghyang Tapak di Calobak Gunung Salak menjadi pengingat akan kekayaan sejarah Nusantara yang masih banyak menyimpan misteri. Situs ini tidak hanya menjadi saksi bisu perjalanan sejarah Kerajaan Sunda, tetapi juga menjadi bagian penting dari identitas budaya masyarakat Bogor dan Jawa Barat.(Mar)

About Author

Back to top button