BeritaBogor Barat

Mobil Damkar Diduga Rem Blong Saat Menuju Lokasi Kebakaran, Motor Warga Ringsek Terlindas

KAB.BOGOR — Insiden terjadi saat mobil pemadam kebakaran (Damkar) melaju menuju lokasi kebakaran di kawasan TPA Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor. Sebuah sepeda motor milik warga Ciaruteun Udik dilaporkan ringsek setelah terlindas mobil Damkar yang diduga mengalami rem blong pada Senin malam (07/09).

M.Ishak Syamsul Romli Pemilik motor menceritakan, peristiwa tersebut terjadi ketika dirinya hendak melihat kebakaran yang terjadi di kawasan TPA Galuga. Sepeda motor miliknya saat itu diparkir di pinggir jalan, tidak jauh dari tiang listrik.

“Saya mau lihat kebakaran. Motor saya disimpan di pinggir jalan dekat tiang listrik. Saat saya mau keluar mengambil motor, tiba-tiba mobil Damkar melaju kencang dari arah Galuga,” ungkap M.Ishak.

Menurut keterangannya, mobil Damkar tersebut diduga mengalami rem blong sehingga kehilangan kendali. Kendaraan pemadam itu kemudian menabrak dan menggilas sepeda motornya serta motor milik petugas patroli (Patwal).

Tidak hanya itu, mobil Damkar juga disebut menabrak sebuah mobil Toyota Avanza berpelat merah yang berada di sisi kanan jalan.

Pemilik motor mengatakan, posisi sepeda motornya justru menjadi semacam pengganjal pada bagian ban kiri mobil Damkar sehingga kendaraan pemadam tidak sampai masuk ke jurang.

“Kalau mobil Damkar itu tidak menabrak motor saya, kemungkinan mobil tersebut masuk ke jurang. Motor saya terganjal di ban mobil Damkar sebelah kiri sampai akhirnya ikut tergeser dan ringsek,” tuturnya.

Beruntung, dirinya tidak sedang berada di atas motor saat kejadian. Ia pun mengaku bersyukur karena terhindar dari kemungkinan kecelakaan yang lebih fatal.

“Untung saya tidak ada di motor. Kalau saya sedang ada di motor, nyawa saya bisa hilang. Lebih baik saya mengorbankan motor daripada mengorbankan nyawa,” katanya.

Kejadian tersebut juga membuat keluarga korban terkejut. Ia mengaku tidak langsung memberitahukan kejadian tersebut kepada keluarganya ketika pulang karena khawatir mereka panik.

“Saya waktu pulang tidak langsung kasih tahu keluarga karena takut kaget. Baru saya kasih tahu waktu subuh, sampai keluarga saya menangis,” ujarnya.

Hingga kini, sepeda motor miliknya masih berada di sekitar lokasi kejadian dan dititipkan kepada warga setempat. Sementara korban sendiri pulang setelah dijemput oleh anak buahnya.

Korban berharap kejadian tersebut dapat menjadi perhatian dan mendapat penanganan, terutama terkait kondisi kendaraan serta keselamatan petugas maupun masyarakat yang berada di sekitar lokasi kebakaran.(Mar)

About Author

Berita terkait

Back to top button