BeritaBogor Barat

Banjir Jasinga: Prioritas Bantuan Dinilai Abaikan Puluhan Korban

KAB.BOGOR, JASINGA – Sebanyak 45 kepala keluarga (KK) di Desa Pangaur, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, terdampak banjir bandang pada Sabtu (18/4). Namun, hingga kini bantuan dari Pemerintah Kabupaten Bogor baru menjangkau delapan keluarga.(22/04)

Bantuan Terbatas

Data Pemerintah Desa Pangaur menunjukkan seluruh warga terdampak membutuhkan bantuan pascabencana. Akan tetapi, paket sembako yang disalurkan baru sebanyak delapan. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bogor, Farid Ma’ruf, menjelaskan keterbatasan distribusi karena bencana terjadi serentak di banyak wilayah.

“Ini kan banjir, hujan, longsor, angin serentak. Minggu lalu 16 kecamatan, minggu kemarin 19 kecamatan. Jadi korban terdampaknya banyak sekali,” ujar Farid.

Skala Prioritas

Farid menegaskan, penyaluran bantuan dilakukan dengan skala prioritas. Warga yang rumahnya rusak berat dan harus mengungsi menjadi kelompok utama penerima bantuan. Dari 45 KK di Pangaur, delapan keluarga masuk kategori rusak berat.

“Itu yang kita utamakan terlebih dahulu,” jelasnya.

Kritik dan Harapan
Meski demikian, warga mempertanyakan mengapa 37 KK lain yang rumahnya rusak ringan belum mendapat perhatian. Bagi mereka, bantuan sembako atau logistik seharusnya diberikan merata, karena semua terdampak adalah korban.

“Apakah 37 KK di Desa Pangaur bukan korban yang layak mendapat perhatian pemerintah daerah?” keluh salah satu warga.

Langkah Lanjutan
Farid menambahkan, bantuan bagi warga dengan kerusakan ringan tetap akan diberikan secara bertahap, seiring proses penanganan di wilayah lain. Untuk rumah rusak berat, Dinas Sosial akan berkoordinasi dengan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) guna menentukan skema bantuan lanjutan.

“Saat ini kami masih melakukan asesmen lanjutan untuk memastikan kebutuhan korban secara menyeluruh,” katanya.*

About Author

Berita terkait

Back to top button